PAGUYUBAN WALI MURID: MEMPERKUAT SINERGI MADRASAH DAN ORANG TUA

Edisi Agustus 2026

Bersama Membangun Madrasah, Menguatkan Pendidikan, Mewujudkan Generasi Berakhlak

Lumajang — Dalam upaya memperkuat hubungan dan sinergi antara madrasah dengan wali murid, MI Nurul Islam Kota Lumajang menggelar kegiatan Pembentukan Paguyuban Wali Murid. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan wali murid dari kelas 1 sampai kelas 6.

Pembentukan paguyuban ini menjadi langkah strategis madrasah untuk membangun komunikasi, kebersamaan, dan kepedulian bersama dalam mendukung perkembangan pendidikan peserta didik. Sinergi antara madrasah dan orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dalam sambutannya, Kepala MI Nurul Islam Kota Lumajang menyampaikan pesan penting tentang keutamaan menjadi pribadi yang memberikan manfaat kepada orang lain.

Beliau mengisahkan bahwa ketika turun ayat tentang takwa, para sahabat Rasulullah ﷺ meresponsnya dengan meningkatkan ketaatan dan ibadah kepada Allah SWT. Namun, dalam sebuah kesempatan, ada sahabat yang bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang siapakah manusia yang terbaik.

Rasulullah ﷺ menjelaskan:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan keberadaan paguyuban wali murid. Menurut beliau, para wali murid yang dengan ikhlas bersedia terlibat dalam paguyuban merupakan bagian dari orang-orang yang berusaha memberikan manfaat bagi sesama, khususnya bagi kemajuan pendidikan anak-anak di MI Nurul Islam.

“Ketika Bapak dan Ibu bersedia meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membantu madrasah melalui paguyuban, insyaallah apa yang dilakukan menjadi bagian dari amal kebaikan dan kemanfaatan bagi sesama,” pesan Kepala Madrasah.

Pembentukan Paguyuban Inti Madrasah

Setelah penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembentukan Paguyuban Inti Madrasah. Proses pembentukan dipandu oleh perwakilan Komite Madrasah, Ibu Lianda.

Pemilihan berlangsung secara musyawarah dengan penuh kekeluargaan. Dari hasil pemilihan tersebut, Ibu Diana, wali murid kelas 1A, terpilih sebagai Ketua Paguyuban Wali Murid MI Nurul Islam Kota Lumajang.

Terpilihnya Ibu Diana diharapkan menjadi awal terbentuknya kepengurusan paguyuban yang solid, komunikatif, dan mampu menjadi jembatan antara wali murid dan pihak madrasah.

Paguyuban wali murid bukan sekadar organisasi, tetapi diharapkan menjadi wadah silaturahmi, komunikasi, kepedulian, dan gotong royong dalam mendukung berbagai program pendidikan di madrasah.

Dengan terbentuknya paguyuban dari kelas 1 hingga kelas 6, MI Nurul Islam Kota Lumajang optimistis sinergi antara madrasah, wali murid, dan komite akan semakin kuat.

Bersama Bersinergi, Bersama Mengabdi

Pembentukan paguyuban menjadi momentum untuk membangun semangat bersama bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab madrasah. Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara guru, orang tua, komite, dan seluruh keluarga besar madrasah.

Melalui semangat “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya”, keluarga besar MI Nurul Islam Kota Lumajang berkomitmen untuk terus membangun kebersamaan demi mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi sesama.Babul Ilmi Media — Mengabarkan Kebaikan, Menginspirasi Pendidikan.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *